Penegakan Hukum di Era Polarisasi Politik Pasca Pemilihan Umum 2024: Antara Keadilan dan Kekuasaan

Authors

  • Patricia Regita Nainggolan Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Fidela Amabelavi Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
  • Tigris Valerie Siregar Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Hezekiel Pantas Naibaho Universitas Airlangga
  • Patric Patua Valentino Putra Sagala Universitas Udayana

Keywords:

Polarisasi Politik, Penegakan Hukum, Keadilan

Abstract

Jurnal ini mengkaji bagaimana penegakan hukum di Indonesia pasca pemilu 2024, dengan menekankan pada aspek konflik antara kekuasaan dan keadilan di tengah meningkatnya polarisasi politik. Analisis mendalam terhadap fenomena hukum dalam kompleksitas sosio-politik saat ini diterapkan melalui pendekatan secara kualitatif dan metodologi studi kasus dalam penelitian ini. Analisis yang dilakukan terhadap undang-undang, putusan pengadilan, catatan resmi pemerintah, berita media, dan karya ilmiah tentang polarisasi politik dan penegakan hukum digunakan untuk mengumpulkan data.  Guna menggambarkan dampak polarisasi politik terhadap kemandirian lembaga penegak hukum serta upaya reformasi sistem agar keadilan tetap dapat terwujud meskipun dihadapkan pada tekanan kekuasaan dan otoritas, analisis dilakukan secara normatif dan deskriptif dengan pendekatan kualitatif.

Kata Kunci: Polarisasi Politik; Penegakan Hukum; Keadilan

Downloads

Published

2024-10-31

How to Cite

Patricia Regita Nainggolan, Fidela Amabelavi, Tigris Valerie Siregar, Hezekiel Pantas Naibaho, & Patric Patua Valentino Putra Sagala. (2024). Penegakan Hukum di Era Polarisasi Politik Pasca Pemilihan Umum 2024: Antara Keadilan dan Kekuasaan. VJJ, 6(1), 83–91. Retrieved from https://vjj.upnjatim.ac.id/index.php/vjj/article/view/110