Penipuan Top Up Robux via Login: Analisis Modus Operandi, Kerentanan Korban, dan Strategi Pencegahannya

Authors

  • Ibnu Atiiq Ash Shiddiq Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Fahmi Miftah Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Keywords:

Digital Fraud, Robux, Social Engineering, Children And Teens, cybersecurity, Online Gaming, Penipuan Digital, Rekayasa Sosial, Anak Dan Remaja, Keamanan Siber, Permainan Daring

Abstract

Abstract

This study examines the increasing number of Robux top-up frauds targeting users aged children and adolescents through structured social engineering strategies. Perpetrators typically create fake identities on social media, offer significantly lower top-up prices, and create a false sense of urgency and trust to encourage victims to hand over login credentials. Once the account is compromised, the perpetrators drain the Robux, remove valuable items, and even sell the account. This phenomenon reveals weak digital literacy, minimal parental supervision, and suboptimal platform protection for young users. Using a qualitative approach based on literature studies, this study emphasizes the need for digital literacy education, strengthened platform security, and legal policies that are more responsive to the dynamics of cybercrime in the online gaming ecosystem..

Keywords: Digital Fraud; Robux; Social Engineering; Children And Teens; Cybersecurity; Online Gaming.

Abstrak

Penelitian ini mengkaji modus penipuan top up Robux melalui login yang semakin meningkat dan menyasar pengguna berusia anak hingga remaja melalui strategi rekayasa sosial yang terstruktur. Pelaku biasanya membangun identitas palsu di media sosial, menawarkan harga top up jauh lebih murah, serta menciptakan urgensi dan kepercayaan palsu untuk mendorong korban menyerahkan data login. Setelah akun dikuasai, pelaku menguras Robux, memindahkan item berharga, hingga menjual akun korban. Fenomena ini mengungkap lemahnya literasi digital, minimnya pengawasan orang tua, serta kurang optimalnya perlindungan platform terhadap pengguna muda. Dengan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, penelitian ini menegaskan perlunya pendidikan literasi digital, penguatan keamanan platform, dan kebijakan hukum yang lebih responsif terhadap dinamika kejahatan siber dalam ekosistem permainan daring.

Kata Kunci: Penipuan Digital; Robux; Rekayasa Sosial; Anak Dan Remaja; Keamanan Siber; Permainan Daring.

Downloads

Published

2026-08-24

How to Cite

Ibnu Atiiq Ash Shiddiq, & Fahmi Miftah. (2026). Penipuan Top Up Robux via Login: Analisis Modus Operandi, Kerentanan Korban, dan Strategi Pencegahannya. VJJ, 8(1), 56–68. Retrieved from https://vjj.upnjatim.ac.id/index.php/vjj/article/view/322